Sabtu, 14 Februari 2015

TIPS MENGHILANGKAN JAMUR PADA FURNITURE KAYU

Musim hujan telah tiba, coba perhatikan apakah mebel jepara kesayangan Anda dirumah terlihat memutih seperti berjamur?  Mengapa kayu bisa berjamur?
Secara prinsip jamur mudah tumbuh pada media dan lingkungan yg lembab karena permukaan kayu umumnya bersifat higroscopic (cenderung menyerap kelembaban)
. Spora jamur mudah tumbuh apalagi jika udara lembab. Jamur kayu seperti ini hanya bisa tumbuh jika kelembaban kayu sangat tinggi dan berada di lingkungan yang sangat lembab.
Lalu bagaimana jamur kayu ini bisa dicegah?
Sebelumnya mari kita kenali beberapa macam jenis jamur. Jenis jamur ada yang berbahaya dan juga ada yang bisa dikonsumsi. Namun terlepas jamur ini bisa dikonsumsi atau tidak, ada baiknya, kami perkenalkan dua bentuk jamur yang biasa terdapat pada kayu.
1. Jamur Permukaan
Jamur permukaan merupakan jamur yang tumbuhnya pada permukaan kayu atau dipermukaan lapisan cat kayu atau lapisan coating kayu. umumnya jenis jamur ini terlihat seperti lapisan debu atau jaringan benang kapas putih yang tumbuh dipermukaan kayu. Jenis jamur permukaan ini mudah dibersihkan hanya dengan dihapus dilap saja, namun demikian dia akan segera tumbuh kembali jika kondisi media dan lingkungan memungkinkan.
Untuk mencegah serangan jamur permukaan kita harus mengetahui sebab utama serangan jenis jamur ini. Berikut beberapa sebab utama tumbuhnya jamur pada permukaan kayu:
1.  Kelembaban udara ruangan yang sangat tinggi.
2.  Rendahnya sirkulasi udara dalam ruangan yang menyebabkan keelembaban udara bertahan dalam waktu tertentu sehingga memungkinkan jamur tumbuh dipermukaan.
3.  Adanya debu dan kotoran yang menempel dipermukaan benda. Debu halus bersifat menyerap kadar air diudara dan mempertahankan kelembaban dipermukaan benda dan menjadi media jamur tumbuh subur.
2. Jamur Kayu Blue Stain
Jamur kayu Blue Stain banyak terjadi akibat kelembaban serat kayu tinggi apalagi pada kayu yang mempunyai getah dengan kandungan gum tinggi seperti kayu pinus, kayu mangga, nangka dll. Kadungan gum (molekul dengan bobot molekul tinggi bersifat hidrofilik maupun hidrofobik, biasanya bersifat koloid dan dalam bahan pengembang yang sesuai dapat membentuk gel, larutan ataupun suspensi kental pada konsentrasi yang sangat rendah) pada serat kayu akan menahan kadar air dalam serat dan memicu tumbuhnya jamur blue atau black stain meskipun sudah difinishing dan ditempatkan pada tempat kering jamur ini akan terus tumbuh. Hal tersebut dapat menurunkan nilai estetika kayu dan nilai ekonomisnya pun ikut turun.
3. Jamur Kayu Surface Mold
Jamur jenis ini adalah jamur permukaan yang bisa tumbuh dimana saja, seperti diatas permukaan cat, kayu, furniture bahkan diatas kaca sekalipun. Pada kayu atau furniture, sebenarnya jamur ini tidak merusak struktur kekuatan serat kayu tetapi dapat menurunkan nilai estetika dan mengganggu pernafasan bagi yang alergi debu atau spora jamur. Cara untuk mencegah furniture kayu Anda terpapar jamur ini yaitu dengan menggunakan anti jamur kayu dengan cara divakum atau cukup direndam di dalam larutan anti jamur sebelum proses pengeringan. Sebelum kayu benar-benar kering sebaiknya kayu ditumpuk silang dengan jarak tumpukan 2,5cm.
4. Jamur subtrate 
Jamur jenis ini adalah jenis jamur kayu yang tumbuh didalam substrate serat kayu. Mereka tumbuh jauh kedalam serat kayu baik pada bagian kayu gubal sampai dengan bagian kayu teras. Pertumbuhan jamur substrate ini, umumnya lebih disebabkan / dipicu oleh kadar kelembaban subtrate kayu yang terlalu tinggi.
Beberapa jenis jamur substrate tidak menyembabkan kerusakan struktur kekuatan serat kayu, namun akan meninggalkan bekas noda biru, hitam, coklat atau abu-abu yang sulit dibersihkan / dihilangkan hanya dengan cara di lap seperti halnya jamur blue stain. Beberapa jenis jamur substrate lainnya seperti jamur pembusuk kayu selain meninggalkan noda warna dapat pula menyebabkan pembusukan dan pelapukan struktur serat kayu. 

Bagaimanapun juga serangan jamur ini dapat menurunkan nilai estetika maupun nilai fungsional kayu yang ujungnya tentu saja akan menurunkan nilai ekonomis kayu. Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan serta treatment yang tepat untuk menjaga kualitas dan nilai ekonomis produk kayu tersebut.
Secara umum, tindakan pencegahan atau pengendalian serangan jamur kayu dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu :
1.  Dengan cara menjaga dan mengontrol kelembaban dan kekeringan kayu (MC kayu dijaga sampai mencapai kekeringan optimal).
2.  Dengan menjaga atau mengendalikan kelembaban atau kekeringan tempat atau ruangan, termasuk ruang gudang penyimpanan, ruang proses produksi, serta ruang kemasan / packaging dan juga kelembaban ruang container saat pengiriman.

3.  Dengan menggunakan bahan kimia anti jamur (fungicide) untuk treatment mencegah pertumbuhan spora jamur.
Untuk pemesanan mebel jepara minimalis silakan hubungi:
Office & Workshop:
Jl. Cipete Raya No. 29, Mustikasari, Bekasi Timur. Tlp 021-82610581
                              
Showroom:
Ruko Dukuh Zamrud blok S2 No. 2, Dukuh Zamrud, Kota Legenda, Tambun Bekasi. 
Tlp 021-82603906
Gedung Plaza Mebel Jl. RS Fatmawati Kav. 5 No. 203-205, Jakarta Selatan
Tlp 021-7506432

Contact Person: Hening (Designer & Marketing) 081908702607 / PIN BB: 7CE79C17
Email:

Untuk informasi tentang boneka lucu, silakan klik boneka lucu animasi

Untuk informasi tentang umroh murah, silakan klik umroh murah

Untuk informasi tentang jual, beli, sewa produk properti murah, silakan klik  jual rumah cikarang barat

Untuk informasi tentang cincin pernikahan murah, silakan klik cincin pernikahan depok

Untuk informasi tentang hijab murah silakan klik jual hijab murah depok
 

Mengenal Jenis Finishing Politur

Anda pasti sudah pernah mendengar kata politur. Politur merupakan salah satu jenis finishing yang sangat populer dalam pembuatan perabot perlengkapan rumah tangga seperti mebel jepara. Penggunaan politur dimulai pada tahun 1630 di India, yaitu sejak ditemukannya bahan selak (shellac) dari sejenis serangga. Sebelum ditemukan selak, proses finishing dilakukan dengan cara memanaskan benda diatas bara api hingga kecoklatan dan digosok dengan kayu keras atau dengan buah kemiri dan diusap dengan daun pisang kering. Selak bisa menghasilkan lapisan film yang berfungsi untuk melindungi permukaan kayu dibawahnya. 

Di Indonesia politur merupakan bahan yang sangat populer sebelum pada akhirnya mulai digantikan dengan bahan finishing modern berupa cat (coating). Pada jaman dulu selak merupakan satu-satunya bahan finishing yang bisa digunakan untuk proses finishing pada kayu yang bisa menghasilkan finishing dengan warna transparan yang bisa menampilkan keindahan warna dan serat kayu. Bahkan sampai sekarang finishing dengan warna transparan masih disebut sebagai warna politur.

Politur bukan hanya melapisi dan mengkilapkan permukaan kayu, tetapi juga memperindah dan mempertajam pola serat kayu, dan yang paling penting adalah untuk menjaga kestabilan kayu dari pengaruh cuaca. Pemolituran yang tepat juga akan mengurangi reaksi kayu terhadap suhu dan kelembaban lingkungan disekitarnya. Uap air dalam udara bebas tidak dapat masuk ke dalam pori-pori kayu karena politur yang dilapiskan merupakan film atau lapisan yang membungkus dan mengisolasi pori-pori pada bidang permukaan luar. Penutupan pori-pori oleh politur mempersulit jalannya uap air atau penguapan dari dalam kayu. Kayu yang telah dipolitur permukaannya akan menjadi stabil baik bentuk dan ukurannya.

Sering terjadi selembar papan yang masih mentah cepat mengembang, menyusut, bahkan melengkung bila ditaruh di tempat bebas dalam keadaan terlindung ataupun diterpa sinar matahari langsung. Namun papan yang sama akan kurang menunjukkan reaksi apabila telah dipolitur keseluruhan permukannya. Politur dapat mengurangi presentasi reaksi pada kayu seperti kayu mengembang, susut, dan melengkung.

Untuk menunjang keindahan perabot mebel jepara, dapat juga dilakukan pemolituran berwarna. Warna-warna yang dipakai akan menimbulkan kesan harmonis dengan barang-barang interior disekitarnya. Kayu yang dipolitur akan memberikan kesan hangat, halus, dan anggun karena pola serat kayu masih muncul.

Dengan memolitur kayu, kayu menjadi lebih awet meskipun politur sendiri bukanlah bahan pengawet. Politur menghambat kerusakan kayu, kayu terlindung dari cahaya dan panas langsung maupun tidak langsung. Memang semakin lama lapisan politur akan hilang, dan membuat barang Anda menjadi kusam dan terlihat kuno. Jika terjadi hal seperti ini, refinishinglah solusinya.

Kayu yang dipolitur juga akan terhindar dari serangan jamur dan bebas dari pelapukan karena kayu tersebut akan tetap stabil dan kering karena sudah dilindungi oleh lapisan selak. Selak banyak tersedia dalam bentuk keping-kepingan yang tipis. Untuk dapat diaplikasikan, kepingan-kepingan tersebut perlu dilarutkan dalam alcohol atau etanol sampai semuanya mencair. Selak yang berbentuk cairan ini disini dinamakan politur dan merupakan bahan finishing yang banyak digunakan untuk proses finishing pada kayu. Spiritus merupakan pelarut yang banyak dipakai untuk membuat politur karena harganya yang lebih murah. Selak sebenarnya tersedia juga dalam bentuk cairan, tetapi biasanya cairan selak tidak banyak tersedia di toko karena tidak tahan lama. Selak akan lebih tahan lama apabila disimpan dalam bentuk kepingan dan dilarutkan seperlunya saja pada saat akan digunakan.


Politur secara alami mempunyai warna coklat kekuning-kuningan, karena itu aplikasi dengan politur akan menghasilkan lapisan film yang berwarna coklat kekuningan. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi warna finishing akhir yang dihasilkan. Warna finishing yang dihasilkan merupakan hasil dari perpaduan antara warna coklat kekuningan dari lapisan politur dengan warna dasar kayu di bawahnya. Warna finishing akhir yang dihasilkan dari politur akan menjadi semakin kuning apabila lapisan politur yang diaplikasikan semakin tebal. 

Untuk pemesanan mebel jepara minimalis silakan hubungi:
Office & Workshop:
Jl. Cipete Raya No. 29, Mustikasari, Bekasi Timur. Tlp 021-82610581
                              
Showroom:
Ruko Dukuh Zamrud blok S2 No. 2, Dukuh Zamrud, Kota Legenda, Tambun Bekasi. 
Tlp 021-82603906
Gedung Plaza Mebel Jl. RS Fatmawati Kav. 5 No. 203-205, Jakarta Selatan
Tlp 021-7506432

Contact Person: Hening (Designer & Marketing) 081908702607 / PIN BB: 7CE79C17
Email:

Untuk informasi tentang boneka lucu, silakan klik boneka lucu animasi

Untuk informasi tentang umroh murah, silakan klik umroh murah

Untuk informasi tentang jual, beli, sewa produk properti murah, silakan klik  jual rumah cikarang barat

Untuk informasi tentang cincin pernikahan murah, silakan klik cincin pernikahan depok

Untuk informasi tentang hijab murah silakan klik jual hijab murah depok

Kamis, 12 Februari 2015

jual rumah cikarang: Jenis - Jenis Rumah

jual rumah cikarang: Jenis - Jenis Rumah: A. Pengertian rumah 1.1 Pengenalan rumah tinggal             Rumah adalah sesuatu bangunan yang tidak dapat di pisahkan dari keh...

jual rumah cikarang: Jenis - Jenis Rumah

jual rumah cikarang: Jenis - Jenis Rumah: A. Pengertian rumah 1.1 Pengenalan rumah tinggal             Rumah adalah sesuatu bangunan yang tidak dapat di pisahkan dari keh...

jual rumah cikarang: Tips Membeli Rumah

jual rumah cikarang: Tips Membeli Rumah: PEDOMAN/TIPS MEMBELI RUMAH SEBAGAI TEMPAT TINGGAL             Dalam kehidupan bermasyarakat dalam sebuah keluarga ada beberapa kebu...

jual rumah cikarang: Tips Interior Rumah

jual rumah cikarang: Tips Interior Rumah: TIPS INTERIOR RUMAH             Dalam menciptakan program ruang untuk pengguna bangunan baik rumah maupun apartment,hendaklah para ...

jual rumah cikarang: Tips Interior Rumah Di lahan Terbatas

jual rumah cikarang: Tips Interior Rumah Di lahan Terbatas: Tips Interior Rumah Di Lahan Terbatas             Terbatasnya lahan membuat warga perkotaan harus pandai-pandai menyiasati agar tem...